PEMANFAATAN PASIR BEKAS TAMBANG EMAS UNTUK CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR)

Utilization of Ex-Gold Mining Sand for Mixed Layers Thin Asphalt Sand

Authors

Achmad Yani , Desriantomy Desriantomy , Supiyan Supiyan

DOI:

10.29303/spektrum.v9i1.219

Published:

2022-09-26

Issue:

Vol. 9 No. 1 (2022): SPEKTRUM SIPIL

Keywords:

Latasir, Pasir bekas tambang emas, Marshall, KAO

Articles

Downloads

How to Cite

Yani, A., Desriantomy, D., & Supiyan, S. (2022). PEMANFAATAN PASIR BEKAS TAMBANG EMAS UNTUK CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR): Utilization of Ex-Gold Mining Sand for Mixed Layers Thin Asphalt Sand. Spektrum Sipil, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.29303/spektrum.v9i1.219

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Abstract

Lapis tipis aspal pasir (Latasir) merupakan campuran aspal panas sebagai lapis permukaan jalan yang banyak menggunakan pasir, kebutuhan akan material pasir juga meningkat dengan adanya pembangunan prasarana jalan yang semakin pesat. Material yang baik akan mempengaruhi kualitas jalan, penggunaan pasir bekas tambang emas yang ada di desa Hampalit dapat meningkatkan nilai karakteristik Marshall dan dapat memperoleh fleksibilitas pada campuran Latasir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode uji Marshall dengan membuat variasi kadar aspal, Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pasir bekas tambang emas didua titik pegambilan disatu desa yaitu Lokasi 1 (STA 7+300) dan Lokasi 2 (STA 8+700). Berdasarkan hasil pemeriksaan Sifat-sifat fisik agregat dilaboratorium untuk Lokasi 1 (STA 7+300) pada saringan No.200 lolos sebanyak 4,24% sedangkan umtuk Lokasi 2 (STA 8+700) pada saringan No.200 lolos sebanyak 8,04%. Kemudian didapat nilai variasi kadar aspal masing-masing komposisi. Untuk komposisi I (STA 7+300) dengan variasi kadar aspal yaitu 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan untuk komposisi II (STA 8+700) dengan variasi kadar aspal yaitu 6,5%, 7%, 7,5%, 8%, 8,5%. Sehingga masing-masing komposisi campuran menggunakan pasir bekas tambang emas semua Parameter Marshall memenuhi spesifikasi yang disyaratkan oleh Bina Marga tahun 2018 (revisi 2) dimana kedua komposisi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu didapat nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) Kompsoisi I (STA 7+300) sebesar 7,93% dan Kadar Aspal Optimum (KAO) komposisi II (STA 8+700) sebesar 8,20%.

Author Biographies

Achmad Yani, Universitas Palangka Raya

Desriantomy Desriantomy, Universitas Palangka Raya

Supiyan Supiyan, Universitas Palangka Raya

License

Copyright (c) 2022 Achmad Yani, Desriantomy Desriantomy, Supiyan Supiyan

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

You are free to:

  • Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
  • Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.

The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.

Under the following terms:

  • Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
  • No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

Notices:

You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.

No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.